Ini Tips dari FKPT Kepri Agar Pemuda Tidak Terpapar Radikalisme

Tanjung Pinang – Perkembangan terorisme global menunjukkan generasi muda menjadi target utama perekrutan sebagai pelaku. Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Kepulauan Riau berbagi tips agar pemuda tidak terpapar paham radikalisme dan terjerumus ke dalam terorisme.

Ketua FKPT Kepulauan Riau, Reni Yusneli, mengungkapkan ada 5 tips yang dibagikannya untuk mencegah pemuda dari paparan paham radikal terorisme. Pertama, penting untuk terus ditanamkan jiwa nasionalisme dan kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kedua, generasi muda diarahkan untuk memperkaya dan mendalami ilmu keagamaan yang moderat, terbuka, dan toleran.

“Tips ketiga adalah pemuda harus selalu membentengi keyakinan diri dengan selalu waspada terhadap provokasi, hasutan, dan pola rekruitmen teroris, baik di lingkungan masyarakat atau dunia maya,” kata Reni dalam sambutannya di pembukaan kegiatan workshop pembuatan video pendek sebagai rangkaian BNPT Video Festival 2017, Rabu (12/4/2017).

Tips keempat, lanjut Reni, pemuda diarahkan untuk membangun jejaring dengan komunitas damai, baik offline maupun online untuk menambah wawasan dan pengetahuan. “Dan terakhir, BNPT sudah membuatkan wadah untuk komunitas damai di dalam laman damai.id. Kami sarankan pemuda bergabung ke laman tersebut agar mendapatkan informasi dan pengetahuan penting seputar bahaya terorisme,” tambahnya.

Selain generasi muda sendiri yang harus menguatkan imunitasnya terhadap kemungkinan paparan paham radikal terorisme, Reni menyebut ada faktor pendukung untuk tujuan tersebut. Dikatakannya, ada tiga institusi yang memiliki peran penting melakukan pengawasan dan penjagaan, yaitu lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat.

“Lembaga pendidikan meliputi guru dan kurikulum harus memperkuat wawasan kebangsaan, sikap moderat, dan toleran. Di dalam keluarga peran orang tua dengan cinta kasih serta fungsi unit konsultasi, dan masyarakat dituntut menciptakan ruang kondusif untuk terciptanya budaya damai,” tuntas Reni.

Tips dari FKPT Kepulauan Riau tersebut didukung oleh Pemerintah Daerah Tanjung Pinang. Wakil Walikota Tanjung Pinang, H. Syahrul, menambahkan dengan saran agar generasi muda memahami dan mengamalkan Pancasila secara utuh.

“Dengan memahami Pancasila secara utuh, generasi muda bisa terhindar dari pengaruh lingkungan yang di era perkembangan teknologi yang sangat cepat tidak selalu mencontohkan hal positif,” tandas H. Syahrul.

Workshop pembuatan video pendek diselenggarakan oleh BNPT dan FKPT sebagai rangkaian BNPT Video Festival 2017 yang sudah dan akan dilaksanakan di 32 provinsi se-Indonesia. Kegiatan di Tanjung Pinang melibatkan penulis naskah Swastika Nohara dan aktor Ence Bagus sebagai mentor. [shk]