10 ASN Jambi Terpapar NII, BNPT Diminta Perbanyak Instrumen di Kabupaten/Kota

Jambi- Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) diminta untuk
memperbanyak instrumen di Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi. Ini
penting untuk menyikapi temuan Densus 88 Antiteror Mabes Polri dimana
ada 10 ASN di Kabupaten Tebo, Muaro Jambi, dan Tanjung Jabung Barat
terafiliasi dengan kelompok teror Negara Islam Indonesia (NII).

Permintaan itu disampaikan Rektor dan Guru Besar UIN STS Jambi Prof
As’ad Isma yang juga ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme
(FKPT) Jambi. Ia menuturkan, dalam memutus rantai penyebaran paham
radikalisme terutama terkait penganut paham Negara Islam Indonesia
(NII).

“Kita sudah rapat bersama BNPT, dengan Deputi Pencegahan, terkait
upaya usulan itu Insya Allah 2025 akan di kabulkan jadi di kabupaten
akan diperbanyak,” ujarnya.

As’ad menambahkan, untuk memutus mata rantai pemahaman radikalisme
juga harus dilakukan mulai dari jenjang pendidikan. Juga melibatkan
pihak forkopimda seperti Polda, Kementerian Agama (Kemenag),
Kesbangpol dan lain sebagainya.

a memastikan jika di kampus UIN STS Jambi sendiri sudah menerapkan
pengajaran anti radikalisme di dalam mata perkuliahan.

“Di materi perkuliahan kita kan sudah jelas, kita mengembangkan ajaran
doktrin, ajaran agama yang wasathiyah (moderat), UIN Jambi lah tidak
boleh menganut pandangan-pandangan radikal, itu telah menunjukan
komitmen kita untuk berpihak, tidak melahirkan pandangan-pandangan
kelompok-kelompok yang terlarang tadi,” tandasnya