Serangan Islamofobia Rusak Masjid Turki di Prancis

Paris – Islamofobia di Prancis semakin tak terkendali. Sebuah masjid yang dikelola dengan Lembaga Persatuan Islam Turki untuk Urusan Agama (DITIB) di provinsi Metz, timur laut Prancis, mendapatkan serangan rasis pada Kamis malam.

Masjid tersebut mengalami kerusakan akibat kebakaran yang terjadi setelah orang tak dikenal melemparkan tiga bom molotov ke dinding masjid.

Dikutip dari Anadolu Agency, Ali Durak, presiden asosiasi masjid, mengatakan masjid itu diselamatkan dari kebakaran total pada saat-saat terakhir.

“Kami tidak memprediksikan serangan seperti itu,” kata dia, sambil menambahkan bahwa asosiasi tersebut terus berinteraksi dengan masyarakat setempat.

Durak mengatakan masjid itu diserang untuk pertama kalinya, dan dia mencatat bahwa pejabat setempat segera menghubungi mereka setelah serangan itu.

Sementara itu, Komite Koordinasi Asosiasi Muslim Turki (CCMTF) mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa insiden anti-Muslim, rasis dan xenofobia sedang meningkat di negara itu.

Serangan terbaru terkait dengan Islamofobia, menjadi lebih jelas selama pemilihan presiden, ungkap pernyataan itu.