Serangan ISIS di Irak Tewaskan 4 Orang, Termasuk Polisi

Kabul – Serangan kelompok ISIS di dekat kota utara Mosul telah menewaskan empat orang, termasuk anggota pasukan keamanan Irak, pada Sabtu (11/9). Menurut keterangan para pejabat setempat, serangan itu terjadi pada malam hari. Menurut seorang pejabat keamanan yang tidak mau disebutkan namanya, lokasi kejadian berada di wilayah Makhmur di selatan Mosul, bekas kubu ISIS.

Dikutip dari AFP, Serangan ini menewaskan empat orang, termasuk walikota dusun itu. Selain itu, setidaknya satu petugas polisi dan seorang anggota milisi Hashed al-Shaabi pro-Iran juga ikut tewas, pejabat itu menambahkan.

Militan ISIS telah menargetkan posisi Hash sekitar pukul 2:00 pagi waktu setempat, kata Salih al-Jiburi, seorang pejabat dari desa terdekat. Daesh adalah akronim bahasa Arab untuk ISIS.

Mereka melontarkan tembakan dengan senjata ringan selama serangan, kata Jiburi. Serangan itu terjadi kurang dari seminggu setelah serangan ISIS di dekat kota utara Kirkuk yang menewaskan 13 anggota polisi federal Irak.

Para militan juga mengaku bertanggung jawab atas serangan besar pada bulan Juli yang menewaskan lebih dari 30 orang di sebuah pasar di distrik Syiah di Kota Sadr, Baghdad.

ISIS menyerbu Mosul dalam serangan kilat pada tahun 2014. Sehingga, kota itu jatuh dalam kekuasaan mereka selama tiga tahun. Kota berpenduduk mayoritas Sunni itu pun menjadi jantung dari “kekhalifahan” yang diproklamirkan oleh para militan.

Kota itu berhasil direbut kembali oleh tentara Irak dan koalisi pimpinan AS setelah pemboman intens dan pertempuran yang membuatnya hancur.

Pasukan koalisi internasional di Irak saat ini berjumlah sekitar 3.500, di mana 2.500 di antaranya adalah tentara AS.