Serangan Bom Hantam Bus Tentara Suriah, 14 Personel Tewas

Bus tentara suriah menjadi target serangan bom ketika melintasi jembatan di pusat Damaskus pada jam sibuk, Rabu (20/10). Sebanyak 14 orang tewas dan tiga lainnya menderita luka-luka.

Dikutip dari Al Arabiya, Kamis (21/10), akibat ledakan tersebut kabin bus nampak hangus, dan petugas penyelamat terlihat mengeluarkan bagian-bagian tubuh. Sebanyak 14 orang yang meninggal merupakan personel militer.

Menurut stasiun televisi pemerintah Suriah, sebanyak tiga bom dipasang di jembatan Hafez al-Assad. Dua bom meledak saat bus tentara melewatinya sedangkan satu bom lagi berhasil dijinakkan oleh unit teknik tentara.

Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Teroris menargetkan serangan di titik transfer bus utama, di mana kendaraan berkumpul dan menuju ke berbagai tempat di ibu kota.

“Kami akan mengejar teroris yang melakukan kejahatan keji ini di mana pun mereka berada,” kata Menteri Dalam Negeri Mohamad al-Rahman seperti dikutip oleh media pemerintah.

Ini adalah serangan kedua di Suriah sejak sepekan terakhir. Pada Senin, 11 Oktober lalu, empat orang tewas dalam sebuah ledakan bom mobil di Kota Afrin, Suriah.

Serangan itu merupakan ledakan bom terbaru, yang persisnya terjadi di wilayah barat laut Afrin, yang dikendalikan oleh sejumlah kelompok bersenjata Turki dan Suriah. Sumber di kesehatan Suriah mengatakan ledakan bom mobil tersebut juga telah melukai enam orang.

Ada beberapa serangan yang terjadi tahun ini yang menargetkan kendaraan tentara di Suriah timur dilakukan tersangka militan ISIS yang masih beroperasi di daerah gurun. PBB mengatakan sedikitnya 350 ribu orang tewas dalam perang saudara yang dimulai satu dekade lalu.