Sadis, Serangan Teroris Berafiliasi ISIS Tewaskan 22 Orang di Mali

Bamako – Sebanyak 22 orang tewas dieksekusi mati oleh sekelompok orang bersenjata di Mali. Pelaku diduga teroris yang berafiliasi dengan kelompok teror Daesh/ISIS yang beroperasi dengan sepeda motor.

Dikutip dari Reuters, Rabu (15/6). Kelompok bersenjata pro-pemerintah Mali pada Rabu (15/6/2022) mengatakan, serangan teroris itu terjadi di sebuah kamp dekat Menaka di timur laut Mali, Minggu (12/6/2022). Di antara para korban, terdapat orang-orang terlantar yang sengaja datang ke kamp tersebut untuk mencari perlindungan.

“Orang-orang bersenjata masuk kamp tidak jauh dari lokalitas Izingaz, komune Ihinita, lingkaran Tidermene, wilayah Menaka, 12 Juni 2022. Mereka mengeksekusi 22 orang termasuk orang-orang terlantar yang datang untuk mencari berlindung di daerah ini,” kata Platform 14 Juni kelompok Gerakan Aljir dalam sebuah pernyataan.

Kelompok ini menilai serangan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia dan kehidupan. Kelompok itu juga menuntut penyelidikan oleh otoritas yang berwenang, organisasi hak asasi manusia dan misi PBB di Mali.

Mali merupakan salah satu negara Sahel yang ada di bawah tekanan terorisme. Serangan bersenjata berulang dan dioperasikan oleh kelompok teror yang berafiliasi dengan Daesh/ISIS.

Militer Prancis pada Rabu mengumumkan berhasil menangkap Ould Albakaye, pemimpin kelompok teror di Gourma di Mali dan Oudalan di Burkina Faso utara. Dia ditangkap dalam operasi oleh pasukan anti-teroris Barkhane pada malam 11-12 Juni.