Beranda / Berita / Polri: Kelompok Teroris JI Sebar Radikalisme Berkedok Pengajian

Polri: Kelompok Teroris JI Sebar Radikalisme Berkedok Pengajian

Jakarta – Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo menuturkan, Kelompok teroris Jamaah Islamiah (JI) menyebarkan paham radikalisme berkedok pengajian, menurutnya pola pendekatan itu khas dipakai kelompok JI.

“Di beberapa wilayah memang seperti itu. Karena dia menilai pahamnya paling benar,” kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta, seperti dikutip Medcom.id, Selasa (16/7).

Kelompok JI juga menggunakan media massa untuk menyebar propaganda. Dedi menyebut beberapa media yang dimiliki JI tak terdaftar di Dewan Pers. “Dia punya media sendiri. Ada beberapa media yang tidak terdaftar di Dewan Pers digunakan untuk propaganda dan menyebarkan narasi-narasi,” ucap Dedi.

Dedi mengatakan kelompok JI menggunakan pendekatan lebih santun dibanding Jamaah Ansarut Daulah (JAD). Mereka merekrut anggota yang memiliki kemampuan dan kualitas.

“Ini lebih soft dan silent. Kelompok yang direkrut mereka cukup efektif untuk penguatan organisasi mereka. Mereka merekrut bukan secara kuantitas tetapi secara kualitas jauh lebih dibutuhkan mereka,” ungkap Dedi.

Baca juga : Bom Bunuh Diri Meledak di Dekat Masjid Syiah, Lima Orang Tewas

Polisi mengungkapkan pimpinan JI, PW, memiliki fondasi ekonomi yang kuat untuk membiayai jaringan terorisnya. PW memiliki usaha perkebunan kelapa sawit di Kalimantan dan Sumatra.

“Perkebunan sawit itu menghasilkan uang untuk membiayai aksi, membiayai organisasi, dan membiayai gaji daripada pejabat atau orang di dalam struktur Jaringan JI,” ujar dedi.

Dedi menuturkan, pejabat di dalam struktur jaringan JI digaji Rp10 juta sampai Rp15 juta per bulan. Mereka aktif membangun ekonomi, merekrut peserta, dan membuat pelatihan untuk membangun khilafah di Indonesia.

PW pernah memberangkatkan enam kelompok anggotanya untuk pelatihan di Suriah. Dana yang dibutuhkan untuk keberangkatan tersebut diambil dari hasil perkebunan kelapa sawit.

Tentang HP HP

Baca Juga

Pria Toronto yang Mencoba Gabung ISIS Bebas dari Penjara

Ontario – Seorang pria asal Toronto, Kanada, Pamir Hakimzadah yang mencoba bergabung dengan ISIS telah …