Pesta Pernikahan Dibom, 2 Bocah Afghanistan Tewas

Kabul – Sedikitnya dua anak-anak tewas setelah ledakan mengguncang sebuah pesta pernikahan di wilayah Afghanistan bagian selatan. Beberapa orang lainnya mengalami luka-luka akibat ledakan tersebut.

Seperti dilansir Xinhua News Agency, Jumat (17/12/2021), ledakan ini mengguncang sebuah pesta pernikahan yang digelar di desa Khalach, distrik Gizab, Provinsi Uruzgan, pada Rabu (15/12) waktu setempat.

Selain menewaskan dua orang yang semuanya anak-anak, seorang pejabat setempat yang enggan disebut namanya juga menyebut delapan orang lainnya mengalami luka-luka dalam insiden tersebut. Belum ada keterangan lebih rinci mengenai penyebab ledakan.

Belum ada kelompok maupun pihak tertentu yang mengklaim bertanggung jawab atas ledakan ini.

Kepolisian setempat maupun Taliban yang kini berkuasa di Afghanistan juga belum memberikan pernyataan resminya.

Awal pekan ini, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengungkapkan bahwa pihaknya menerima tuduhan kredibel soal lebih dari 100 pembunuhan di luar hukum yang terjadi di wilayah Afghanistan sejak Taliban berkuasa pada Agustus lalu.

Dari angka tersebut, setidaknya 72 pembunuhan, disebut PBB, didalangi oleh Taliban. Mereka yang menjadi korban merupakan mantan tentara Afghanistan dari pemerintahan sebelumnya dan pihak-pihak yang terkait dengan pemerintahan sebelumnya.

Dalam tanggapannya, juru bicara Taliban, Qari Sayed Khosti, dengan tegas menolak laporan itu dan klaim-klaim lainnya soal pembunuhan di luar hukum. Dia menyebut laporan itu ‘tidak didasarkan pada bukti-bukti’.

Disebutkan juga oleh Sayed Khosti bahwa ada beberapa kasus mantan anggota Pasukan Pertahanan dan Keamanan Nasional Afghanistan yang dibunuh, namun itu ‘karena persaingan dan permusuhan pribadi’.