Pemkab Garut terus Berkomunikasi dengan Forkopimda untuk Cegah Masuknya Paham Radikal Terorisme

Garut – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut terus berupaya mencegah penyebaran paham radikal terorisme di masyarakat termasuk dalam mencegah penyebaran ideologi yang diusung kelompok Negara Islam Indonesia (NII). Untuk itu, pendekatan kesejahteraan sebagai upaya pencegahan terorisme perlu didukung.

Demikian dikatakan Bupati Garut H. Rudy Gunawan, SH, MH, MP, pada acara Silaturahmi dan Dialog Kebangsaan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI bersama Forkopimda, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama dalam Rangka Pencegahan Paham Radikal Terorisme di Kabupaten Garut. Acara tersebut digelar di Hotel Harmoni Garut, Selasa (11/1/2022) siang.

“Kami sudah sejak lama telah berkordinasi dan membangun komunikasi dengan Forkopimda untuk mencegah masuknya radikalisme dan terorisme di Kabupaten Garut. Salah satu faktor pendorong masuknya paham radikal terorisme adalah faktor ekonomi. Oleh karenanya saya berharap kerjasama ini akan membuat penerima sasaran dapat mandiri secara ekonomi agar paham radikal tersebut dapat tercabut seutuhnya,” ujar Bupati Garut, Rudy Gunawan.

Kedatangan pejabat di lingkungan BNPT ini menurut Rudy untuk memberikan wawasan kebangsaan dan pencegahan penyebaran paham radikal terorisme di Kabupaten Garut serta upaya kontra radikalisasi kepada masayrakat terhadap ideologi radikal terorisme di Indonesia, khususnya di Garut.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menjalankan terhadap fungsi pemerintahan dalam rangka menyelamatkan masa depan bangsa dari hal yang berhubungan dengan radikalisme dan terorisme,” ucapnya.

Ia juga menerangkan, pemerintah daerah khususnya Kepala Daerah mempunyai kewajiban untuk tetap melaksanakan serta menjaga 4 pilar kebangsaan. Salah satu komitmen yang dilaksanakan adalah dengan adanya apel gabungan terbatas setiap hari Senin yang diikuti secara rutin oleh aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Garut.

“Kepala daerah juga mempunyai kewajiban melaksanakan fungsi-fungsi pemerintahan umum, di antaranya adalah bagaimana kita melaksanakan untuk tetap menjadi pilar ke depan, menjaga 4 pilar kebangsaan yakni Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika,” ucap Rudy.

Oleh karena itu Rudy pun menyambut baik kegiatan yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Garut bekerja sama dengan BNPT ini. “Ini merupakan sebuah bentuk keseriusan pemerintah dalam upaya mencegah munculnya paham-paham radikalisme yang bisa mengancam keutuhan NKRI,” ucapnya.

Untuk itu Rudy pun juga mengucapkan selamat datang kepada para pejabat BNPT yang telah berkunjung ke Kabupaten Garut, untuk melakukan dialog bersama selruh komponen masyarakat serta memberikan edukasi terkait hal-hal yang berkaitan dengan radikalisme ataupun terorisme.

“Saya berharap bahwa hal yang menjadi pokok dan tugas BNPT ini bisa di laksanakan, dan kami mendapatkan sesuatu yang baik dalam rangka ketahanan nasional khususnya di wilayah Kabupaten Garut,” kata Rudy.

Dirinya juga menyampaikan ungkapan terimakasih kepada BNPT yang telah menjadi mitra yang preventif serta terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk menanggulangi penyebaran paham radikal terorisme khususnya di Kabupaten Garut.

“Kami selaku pimpinan daerah mungkin berkolaborasi dalam rangka menanggulangi radikalisme dan intoleransi serta hal-hal yang lain yang berhubungan dengan terorisme,” ujarnya mengakhiri.

Pejabat BNPT yang hadir dalam acara tersebut yakni Sekretaris Utama (Sestama), Mayjen TNI Dedi Sambowo, Deputi I bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi, Mayjen TNI Nisan Setiadi, SE, Direktur Pencegahan Brigjen Pol R. Ahmad Nurwakhid, SE, MM, Direktur Deradikalisasi, Prof. Dr. Irfan Idris, MA, Direktur Perangkat Hukum Internasional (PHI), Laksma TNI Joko Sulistyanto, SH, MH, Kepala Biro Perencanaan, Hukum dan Humas, Bangbang Surono, Ak, MM dan Kasubdit Kontra Propaganda Kolonel Pas. Drs. Sujatmiko.

Acara tersebut juga dihadiri Dandim 0611/Garut, Letkol Czi Dr. Deni Iskandar, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kab. Garut, Dr. Neva Sari Susanti, SH, M. Hum, Ketua Pengadilan Negeri Kab. Garut, Harris Tewa,SH, MH, Danyonif Raider 303/SSM Kostrad, Letkol Inf. M. Sujoko, Dandenpom III/2, Letkol Cpm (k) Wiana Warsanah, SH, tokoh agama dan masyarakat se-Kabupaten Garut serta perwakilan organisasi kemahasiswaan dan pemuda Kabupaten Garut