NTB jadi Pembuka Regenerasi Duta Damai Dunia Maya BNPT tahun 2022

Mataram – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui Pusat Media Damai (PMD) yang berada dibawah naungan Subdit Kontra Propaganda, Direktorat Pencegahan, di Kedepurian I bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi kembali menggelar Regenerasi Duta Damai Dunia Maya BNPT tahun 2022.

Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi regional pertama di tahun 2022, yang mendapat giliran untuk penyelenggaraan pelatihan bagi anak muda pegiat dunia maya. Acara ini akan berlangsung di Senggigi, Lombok pada Rabu (23/3/22) hingga Jumat (25/3/22) mendatang.

Kasubdit Kontra Propaganda (KP) BNPT, Kolonel Pas. Drs Sujatmiko mengatakan bahwa tujuan dari pelatihan Duta Damai Dunia Maya BNPT ini adalah untuk meregenerasi khususnya generasi muda dari regional Nusa Tenggara Barat khusunya para pegiat dunia maya untuk melakukan upaya pencegahan penyebaran paham radikal terorisme melalui kampanye kebangsaan dan perdamaian baik secara online maupun offline.

“Seorang Duta Damai harus Kreatif, kritis, memiliki pemikiran yang mendalam untuk fokus kepada pokok sasaran yang dituju, peka terhadap kejadian nasional terkiat usaha pencegahan serta melakukan kontra narasi terhadap proses radikalisasi yang ingin memecah belah NKRI,” ujar Kolonel Pas. Sujatmiko di sela-sela acara

Lebih lanjut Kasubdit KP menjelaskan bahwa Regenerasi Duta Damai Dunia Maya ini sendiri, dilakukan sebagai bentuk komitmen BNPT, dalam rangka membendung ancaman radikal terorisme yang terjadi di dunia maya

“Ini dilakukan melalui kerjasama dengan para pemuda penggiat dunia maya dengan harapan mampu menjadi inisiator dan kreator narasi perdamaian yang positif serta kreatif yang mampu membanjiri setiap ruang media social,” ujarnya.

Dikatakannya, pelatihan ini digelar agar terjadi peningkatan kapasitas pengetahuan, peran dan partisipasi para penggiat dunia maya yang sudah dibentuk sebelumnya tahun 2017 lalu, terutama dalam bidang Information Teknologi (IT), Blogger atau penulis dan Desain Komunikasi Visual atau DKV.

Selain itu menurutya, dalam merekrut calon anggota duta damai untuk mengikuti pelatihan ini tentunya telah dilakukan seleksi yang cukup ketat.

“Duta damai merupakan relawan penggerak perdamaian, mitra strategis BNPT, sehingga dalam melakukan rekruitmen calon anggota duta damai ini tentu tidak sembarangan,” ujarnya menjelaskan.

Mantan Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Sam Ratulangi ini mengatakan, bahwa dengan semangat tinggi maka para peserta diharapkan untuk dapat menghasilkan output yang baik selama mengikuti pelatihan tersebut.

“Oleh sebab itu saya minta, kita harus semangat, ceria, serta menggunakan hati kita untuk pekerjaan (kontra narasi) ini. Kita berlomba lomba menyebarkan kebaikan,” ujar Sujatmiko.

Selama tiga hari kedepan, mereka akan dibimbing oleh tim mentor dari Pusat Media Damai (PMD) BNPT untuk membekali pengetahuan terkait narasi-narasi perdamaian, sehingga kedepannya para Duta Damai mampu menghasilkan produk dan konten poitif yang diharapkan mampu membanjiri dunia maya.