Beranda / Berita / Masyarakat Lampung Diminta Tingkatkan Kewawspadaan atas Penyebaran Paham Radikal Terorisme

Masyarakat Lampung Diminta Tingkatkan Kewawspadaan atas Penyebaran Paham Radikal Terorisme

Bandar Lampung – Banyaknya pelaku terorisme yang telah ditangkap aparat Detasemen Khusus (Densus) 88/Anti Teror di provinsi Lampung dan kemungkinan tingginya penyebaran paham radikal terorisme di provinsi Lampung membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitarnya dari bahaya penyebaran paham radikal terorisme.

Hal tersebut dikatakan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kolonel (Purn.) Irwan Sihar Marpaung, saat mewakili Gubenur Lampung yang berhalangan hadir pada acara Apel Kesiapsiagaan Nasional dari Ancaman Terorisme di wilayah Provisni Lampung yang dgelar oleh Subdit Kesiapsiagaan dan Pengendalian Krisis pada Direktorat Penindakan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), di Mako Satuan Brimob Polda Lampung, Kamis (11/7/2019).

“Tingginya acaman penyebaran ini karena masyarakat ini adalah milik pemda yang harus dibina bahwa mereka juga bagian dari pencegahan paham radikal terorisme mereka juga harus ikut. Bukan hanya dari aparat keaamanan saja, sehingga mereka harus mewaspadai bahwa di Lampung ini yang cukup besar terorisnya yang perlu diantisipasi oleh setiap individu masyarkat,” ujar Kolonel (Purn.) Irwan Sihar Marpaung

Lebih lanjut mantan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Lampung ini juga berpesan kepada masyarkat Lampung untuk dapat mengidentifikasi agar lebih mewaspaedai terhadap lingkungan sekitarnya terhadap penyebaran paham radikal terorisme.

“Masyarakat jangan mudah dengan ajaran-ajaran yang sifatnya mengajak yang belum jelas asal-usulnya. Dia harus banyak bertanya, tanya kepada aparat desa, baik kepada Babinsa, Bhabinkamtibmas yang ada di daerah apakah ajaran itu tepat untuk mereka laksanakan atau tidak,” ujarnya.

Dirinya meminta agar masyarakat tidak perlu untuk melaksanakan ajaran-ajaran yang diluar keimanan masing-masing individu masyarakat itu sendiri. “Karena saya melihat masyarkat selama ini sudah terbina dengan baik, oleh karena itu jangan dipengaruhi oleh ajaran-jaran yang sesat,” kata pria yang pernah menjabat sebagai Komandan Korem 043/Garuda Hitam, Kodam II/Sriwijaya ini.

Untuk itu dirinya juga mengucapkan terima kasih dengan adanya Apel kesiapsiagaan Nasional yang digelar oleh BNPT ini dan dapat memberikan manfaat bagi aparat yang ada di provinsi Lampung ini.

“Karena dengan kondisi yang ada kita tahu bahwa apa yang harus dilakukan dan tidak dilakukan. Termasuk dari prajurit TNI, Polri dan juga dari aparat pemerintah provinsi dan apa yang harus disampaikan kepada masyarakat agar terhindar dari penyebaran paham tersebut,” kata alumni Akmil tahun 1986 ini.

Sementara itu Komandan Satuan Brigade Mobil (Dansat Brimob) Polda Lampung, Kombes Pol. Donyar Kusumadji, S.Ik, dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa Apel kesiapsiagaan Nasional ini sangatlah penting sebagai sarana untuk menjalin silaturahmi dalam rangka menjaga soliditas dan sinergitas antara TNI Polri dan berbagai instansi terkait guna mendukung ancaman terhadap terorisme di provinsi Lampung.

“Seperti kita ketahui bersama bahwa provinsi Lampung ini merupakan salah satu daerah yang mempunyai suatu riwayat adanya kelompok teroris. Ini dapat kita lihat dari berbagai kejadian kasus teror yang terjadi di Indonesia, yang mana dari hasil pengembangan penyidikan banyak pelaku yang tertangkap berasal dari wilayah Lampung,” ujar . Kombes Pol. Donyar Kusumadji, S.Ik,

Dirinya menyebutkan seperti tertangkapnya pelaku terorisme sebelum penyelenggaraan Asian Games 2018 lalu, pengembangan kasus bom di Kartasura termasuk adanya beberapa narapidana maupun eks napi terorisme yang saat ini tinggal di wilayah Lampung.

“Maka dari itu kami berharap penyelenggaraan kegiatan Apel Kesiapsiagaan seperti ini hendaknya dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dan berkelanjutan sebagai sarana peningkatan sinergistas, soliditas dan kebersamaan TNI-Polri serta pemerintah provinsi Lampung khususnya dalam menghadapi ancaman terorisme,” kata mantan Kepala Satuan (Kasat) I Gegana, Korpsbrimob Polri ini.

Dirinya berharap dengan adanya kegiatan ini akan menambah kemampuan, wawasan dan kewaspadaan terhadap ancaman terorisme. “Kita tidak boleh underestimate dan akan selalu waspada dalam menjaga keamanana masyarakat, bangsa dan negara,” ujarnya mengakhiri.

Tentang Noor Irawan

Alumni fakultas Ekonomi jurusan Manajemen dari Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur ini lama meliput kegiatan militer di Indonesia. Saat ini juga ikut tergabung di tim PMD dalam Satgas Pencegahan BNPT

Baca Juga

BNPT Gelar Rakor Antar Aparat Penegak Hukum di Lampung untuk Sinergikan Penanganan Terorisme

Bandar Lampung – Ancaman terorisme masih menjadi ancaman yang sangat serius bagi bangsa Indonesia. Tak …