Beranda / Berita / Mantan Napi Teroris Kasus Bom Molotov di Solo Dinyatakan Bebas

Mantan Napi Teroris Kasus Bom Molotov di Solo Dinyatakan Bebas

Sukabumi – Sumarno alias Abu Akhas alias Bang Thoyib, eks narapidana terorisme (napiter) bebas usai menjalani masa penahanan selama 3,5 tahun penjara. Sumarno didakwa terlibat aksi pelemparan bom molotov di Candi Resto Solo Baru pada 3 Desember 2016 dan Alfamart Surakarta pada 25 November 2016.

“Pembebasan bersyarat dari LP Nyomplong, dia sebelumnya dikenakan Pasal 15 UU RI Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme dengan pidana selama 3,5 tahun,” kata Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Sukabumi Bobon Robiana, dikutip Detik.com, Kamis (27/6).

Menurut Bobon, Sumarno berstatus napiter titipan yang sebelumnya ditahan di Lapas Salemba usai vonis dibacakan majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur pada 11 Oktober 2017. Sumarno dipindahkan ke Lapas Nyomplong Kota Sukabumi pada November 2018.

“Dari catatan yang kami terima, Sumarno ini terlibat dalam kasus pelemparan bom molotov di Taman Candi Resto Solo Baru, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo dan sebuah Alfamart di Surakarta. Dia anggota Jemaah Ansharut Daulah (JAD),” tutur Bobon.

Polisi bersenjata lengkap berjaga di sekitar area gedung kejaksaan. Petugas Lapas Nyomplong mengawal Sumarno keluar dari gedung tersebut.

Satu kendaraan pelat merah nopol F 59 S mengantar Sumarno keluar dari area kejaksaan. “Mau langsung diantar sampai ke Solo (Jawa Tengah),” ujar salah seorang petugas.

Tentang HP HP

Baca Juga

BNPT Gelar Rakor Antar Aparat Penegak Hukum di Lampung untuk Sinergikan Penanganan Terorisme

Bandar Lampung – Ancaman terorisme masih menjadi ancaman yang sangat serius bagi bangsa Indonesia. Tak …