Mahasiswa Bogor Harus Ikut Berkiprah Menangkal Penyebaran Radikalisme

Bogor – Mahasiswa di Kabupaten Bogor diminta untuk ikut berkiprah aktif dalam menangkal penyebaran radikalisme di masyarakat. Hal itu tercetus dalam dalam seminar bertajuk “Implementasi Peran Mahasiswa dalam Upaya Menangkal Paham Radikalisme Menuju Bogor Berkeadaban” di Dramaga, Bogor, Minggu (23/1/2022).

Kegiatan yang dihelat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kab. Bogor itu menghadirkan Ketua Bidang Pendidikan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Saepudin Muhtar atau Gus Udin, anggota DPRD Kabupaten Bogor Komisi IV, Ridwan Muhibi, dan Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin.

“Kita harus belajar dari beberapa negara di Timur Tengah yang terus menerus konflik sektarian dikarenakan tidak adanya titik temu antara agama dan bernegara,” ungkap Saepudin, Minggu (23/1/2022) dikutip dari Antaranews.com.

Saepudin mengajak mahasiswa untuk memperkuat moderasi wawasan kebangsaan dan pemahaman keagamaan. Menurutnya, internalisasi wawasan kebangsaan dan keagamaan yang utuh akan menangkal paham-paham radikal.

Gus Udin yang juga merupakan Anggota Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Bogor juga mengaku berkomitmen mewujudkan salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Bogor, yakni Karsa Bogor Berkeadaban yang bertujuan meningkatkan kesalehan sosial. Sementara itu, Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin di tempat yang sama berpesan agar kaum milenial bisa memanfaatkan media sosial sebagai sarana menyebarkan informasi positif.

“Mahasiswa itu agent of change. Karenanya, harus mampu berkontribusi besar dalam memutus mata rantai penyebaran hoaks, fitnah, atau ujaran kebencian,” kata iman.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Bogor Komisi IV, Ridwan Muhibi menyebutkan bahwa mahasiswa harus mendapatkan pendidikan karakter yang sesuai dengan kultur di Kabupaten Bogor.

“Mahasiswa harus mendapatkan pendidikan karakter yang tepat untuk mewujudkan Bogor Berkeadaban. Hal ini dikarenakan mahasiswa sebagai generasi masa depan Bogor,” tuturnya.

Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin di tempat yang sama berpesan agar kaum milenial bisa memanfaatkan media sosial sebagai sarana menyebarkan informasi positif.

“Mahasiswa itu agent of change. Karenanya, harus mampu berkontribusi besar dalam memutus mata rantai penyebaran hoaks, fitnah, atau ujaran kebencian,” kata iman.