Beranda / Berita / LPSK: Korban Terorisme Tanggung Jawab Negara

LPSK: Korban Terorisme Tanggung Jawab Negara

Jakarta – Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Hasto Atmojo Suroyo menegaskan, negara berkomitmen dan bertanggung jawab dalam pemenuhan hak korban tindak pidana terorisme, seperti tertuang dalam UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menjadi Undang-Undang.

“Korban merupakan tanggung jawab negara,” kata Hasto dalam sambutannya pada acara Focus Group Discussion (FGD) bertema, “Definisi, Pelaporan dan Mekanisme Penanganan Korban Terorisme” di Jakarta, Rabu (10/7-/2019).

Selain itu, Hasto menambahkan, pemenuhan hak-hak korban terorisme pascakejadian, menjadi hal menarik untuk didiskusikan dalam FGD tersebut, terkhusus perihal penanganan psikososial bagi korban.

“Psikososial penting untuk didiskusikan karena dalam pelaksanaannya, LPSK diharapkan mendapat dukungan dari kementerian/lembaga terkait,” kata Hasto, dikutip Merdeka.com, Rabu (10/7).

Baca juga : Lima Napi Terorisme Tanda Tangani Pernyataan Ikrar Setia Kepada NKRI

FGD itu diharapkan dapat membangun persepsi bersama bagi semua pihak, tentang korban terorisme serta bagaimana negara melalui kementerian/lembaga, termasuk pihak swasta dapat bersama-sama bersinergi mengemban tanggung jawab negara dalam melindungi warga negaranya.

“Dari FGD ini diharapkan tercipta satu skema atau mekanisme di masing-masing kementerian/lembaga dalam penanganan korban terorisme,” kata Hasto.

Perwakilan UNDP Christophe Bahuet mengatakan UNDP berkomitmen penuh mendukung implementasi rencana aksi nasional tentang penanggulangan ekstrimisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme, melalui proyek PROTECT.

Tentang HP HP

Baca Juga

TNI, Polri, Aparat Pemerintah, Jangan Lengah Antisipasi Terorisme

Pontianak – Prajurit TNI, Polri, dan aparat pemerintah diminta untuk tetap waspada dan jangan lengah …