Kemendagri Kolaborasi Dengan Pemprov Jatim Gelar Rakornas BPSDM Cegah Intoleransi dan Radikalisme

Kemendagri Kolaborasi Dengan Pemprov Jatim Gelar Rakornas BPSDM Cegah Intoleransi dan Radikalisme

Jakarta – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri ( Kemendagri ) berkolaborasi dengan BPSDM Provinsi Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BPSDM Aparatur Pemerintahan Dalam Negeri Tahun 2022. Acara yang diselenggarakan secara hybrid tersebut digelar di Kantor BPSDM Provinsi Jawa Timur, Surabaya, Rabu (29/6/2022).

Dalam sambutannya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang diwakili Kepala BPSDM Kemendagri, Sugeng Hariyono mengatakan, Rakornas bertajuk “Kolaborasi Mewujudkan SDM Unggul untuk Indonesia Maju” digelar dengan tujuan sebagai perwujudan sinergitas kerja antar Kementerian/Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) dengan pemerintah daerah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota, termasuk dengan swasta dan masyarakat. Hal ini terkait dengan 32 urusan konkuren sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Menurut Sugeng, sebagai penguatan kolaborasi dan sinergi pengembangan SDM, aparatur dapat membantu berkontribusi kepada bangsa untuk menghadapi tantangan Indonesia terkait dengan masalah-masalah intoleransi, radikalisme, terorisme, dan membumikan kembali nilai-nilai Pancasila untuk meniadakan praktik-praktik korupsi.

“Rangkaian kegiatan rakornasi akan diisi dengan diskusi panel yang melibatkan sejumlah narasumber serta pemberian penghargaan atas komitmen kepada daerah dengan sejumlah kategori pengembangan kompetensi dan sertifikasi kepada Aparatur Pemerintahan Dalam Negeri,” katanya.

Hadir dalam acara tersebut, Deputi Bidang Kebijakan Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN), Direktur Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Prof. Dr. Irfan Idris, M.A., Direktur Pengkajian Materi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Direktur Pendidikan dan Pelatihan Anti Korupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Direktur Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo). Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur.

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam gelaran Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BPSDM Aparatur Pemerintahan Dalam Negeri Tahun 2022 ini juga memberikan penghargaan kepada Kepala Daerah yang memiliki empat kategori utama.

Penyerahan berupa piagam dan trofi diberikan secara langsung oleh Kepala BPSDM Kemendagri, Sugeng Hariyono, kepada daerah. Untuk penerima daerah dengan kategori ke satu yaitu daerah yang mengalokasikan anggaran pengembangan kompetensi terbesar dan kategori kedua terkait pelaksanaan sertifikasi kompetensi pemerintahan dengan jenis sertifikasi diraih oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan penghargaan tersebut diterima langsung oleh Gubernur Provinsi Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Sementara untuk kategori ketiga yaitu, BPSDM Provinsi yang memberikan layanan online melalui penerbitan rekomendasi pendalaman tugas DPRD Tahun 2022, penerima penghargaan diraih oleh Kepala BPSDM Provinsi Jawa Tengah. Sedangkan, kategori keempat daerah yang melaksanakan sertifikasi kompetensi pemerintahan dengan kategori jumlah peserta terbanyak 2020-2022 diraih Kepala BPSDM Provinsi Jawa Barat, Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur, dan Kepala BPSDM Provinsi Lampung.

Sugeng mengatakan, penilaian terhadap penghargaan kepada daerah adalah bentuk apresiasi pemerintah kepada pemerintah daerah dalam membangun kolaborasi dan sinergitas untuk peningkatan SDM aparatur yang menjadi motor penggerak pembangunan yang berorientasi terhadap pelayanan publik.

“Pemberian penghargaan kepada pemerintah daerah dengan predikat terbaik sebagai bentuk apresasi atas komitmen pemerintah daerah terhadap semangatnya untuk mengupayakan keberhasilan pemerintah daerah dalam menyelenggarakan pengembangan kompetensi dan sertifikasi kepada SDM Aparartur dengan cepat dan responsif. Semoga dapat menjadi inspirasi bagi daerah yang lain untuk melakukan hal yang sama bahkan lebih baik lagi,” kata Sugeng.