Jerman Pulangkan 10 Wanita dan 27 Anak ISIS dari Kamp Suriah

Berlin – Pemerintah Jerman telah membawa pulang 10 perempuan dan 27 anak-anak dari sebuah kamp di Suriah Timur Laut, tempat tersangka anggota kelompok ISIS ditahan.

Menteri Luar Negeri Annalena Baerbock mengatakan kelompok itu dipulangkan dari kamp Roj pada Rabu melalui sebuah operasi yang dinilainya ”sangat sulit”. Ia mengatakan beberapa ibu ditahan segera setelah tiba di Jerman.

“Dua puluh tujuh anak itu adalah korban ISIS, dan mereka memiliki hak untuk masa depan yang lebih baik, yang jauh dari ideologi mematikan kelompok itu, dan hidup dalam suasana aman, seperti yang kita harapkan untuk anak-anak kita sendiri,” kata Baerbock dalam sebuah pernyataannya, dikutip voaindonesia, Kamis (31/3).

Jerman sebelumnya memulangkan 23 anak dan delapan ibu mereka dari Roj pada Oktober. Pada saat yang sama, negara tetangga Denmark membawa pulang 14 anak dan tiga perempuan.

Baerbock berterima kasih kepada otoritas Kurdi di Suriah dan “mitra AS kami, yang sekali lagi memberi kami dukungan logistik.”

“mayoritas anak-anak Jerman yang ibunya bersedia kembali ke Jerman telah dibawa ke tempat yang aman, sekarang hanya ada beberapa kasus khusus di mana kami terus mengusahakan solusi.” ujarnya.

Pada awal Februari lalu, Presiden AS Joe Biden mengatakan pasukan negaranya telah melakukan operasi penumpasan ISIS di barat laut Suriah. Dalam operasi tersebut, pemimpin tertinggi ISIS Abu Ibrahim al-Hashimi al-Qurayshi tewas.

“Berkat keterampilan dan keberanian angkatan bersenjata kami, kami telah keluar dari medan perang Abu Ibrahim al-Hashimi al-Quaryshi, pemimpin ISIS,” kata Biden dalam sebuah pernyataan pada 3 Februari lalu.