Beranda / Berita / ISIS Deklarasikan Pembentukan Provinsi Baru di Wilayah Pakistan

ISIS Deklarasikan Pembentukan Provinsi Baru di Wilayah Pakistan

Islamabad – Kelompok teroris Islamic State (ISIS) mendeklarasikan pembentukan sebuah ‘provinsi’ baru di wilayah Pakistan. Deklarasi ini dilakukan hanya berselang beberapa hari setelah kelompok teroris itu menggunakan nama ‘Provinsi Hind’ dalam sebuah serangan yang diklaim di wilayah Kashmir, India.

SITE Intelligence Group yang memonitor ancaman kelompok teror ini mengatakan, dua bagian wilayah sebelumnya berada di bawah “Provinsi Khorasan” atau ISKP – nama yang digunakan ISIS untuk operasi regionalnya yang diluncurkan pada awal 2015 dari pangkalan di wilayah perbatasan Afghanistan.

Para pengamat mengatakan, mengubah struktur provinsi dan memecah “Provinsi Khorasan” oleh ISIS bertujuan memperkuat kepercayaannya setelah kehilangan “kekhalifahan” di Suriah dan Iran, di mana pada satu titik digunakan para teroris untuk mengendalikan ribuan mil wilayah.

Baca juga : Perusahaan Global Teknologi Siap Lawan Konten Kekerasan dan Ekstrimisme

“Karena ISIS berupaya membangun dan merestrukturisasi fondasi pemberontakan di seluruh dunia setelah kerugiannya di Irak dan Suriah, ISIS berusaha merekrut juga dari Pakistan, negara dengan populasi militan yang ada,” cuit Rita Katz, direktur SITE Intelligence Group sebagaimana disitat Reuters, Kamis (16/5).

Dalam propaganda ISIS, Afghanistan dan sebagian besar Pakistan dan Asia Tengah disebut Provinsi Khorasan. Dalam pernyataannya di masa lalu setelah meluncurkan operasi regional, ISIS berbicara tentang rencana menciptakan sendiri wilayah di anak benua India.

Islamabad sendiri menyatakan tidak ada kehadiran ISIS yang terorganisirdi negara itu. Para pejabat militer Pakistan bahkan menegaskan bahwa operasi berbasis intelijen yang dipimpin militer nasional ditujukan untuk meniadakan ruang di Pakistan bagi para ekstremis yang terkait dengan kelompok teroris mana pun.

Tentang BEM

Baca Juga

Arab Saudi Tahan Lebih dari Seribu Warga Asing Terkait Dugaan Terorisme

Riyadh – Sebanyak 1.028 warga asing ditahan pihak berwenang Arab Saudi terkait kasus terorisme dan …