Dalang Slenk Asal Klaten Ini Selalu Suarakan Pancasila Dalam Setiap Penampilannya

Solo – Warseno Hardjodarsono alias Ki Warseno Dalang Slenk merasa Indonesia adalah bangsa pluralisme. Tak heran para dalang atau seniman wayang orang perlu menyuarakan Pancasila dalam setiap pertunjukan. Dan itu telah ia lakukan sejak dulu.

“Sejak dulu saya selalu menyuarakan Pancasila kepada masyarakat di setiap pertunjukkan wayang. Karya saya selalu datang dari hati. Menyuarakan rasa hormat antar agama, suku, dan keberagaman adat istiadat,” ujar Warseno saat dijumpai di Surakarta dikutip dari laman okezone, Selasa (21/9/2021).

Ia menambahkan, penguatan Pancasila itu harus terus dilakukan terus menerus. Apalagi sekarang ada BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila), ia berharap Pancasila makin membumi untuk kemajuan dan persatuan serta kejayaan Indonesia.

Menurut dalang kondang asal Klaten ini, sekarang ini anak bangsa bukan tidak tahu Pancasila. Tapi sayangnya, mereka sibuk dengan himpitan media sosial, gadget, dan dunia IT. Agar ingat kembali Pancasila, pembelajaran di sekolah perlu ditingkatkan.

“Keberadaan BPIP akan sangat membantu pembelajaran Pancasila bagi para generasi muda. Sebagai dalang, saya selalu menyampaikan nilai luhur Pancasila kepada masyarakat melalui budaya wayang,” tuturnya.

Peraih Piala Presiden pada Festival Greget Dalang Surakarta 1995 ini sekarang sedang merintis Yayasan Dapur Pancasila. Fokus menggarap generasi muda agar memiliki rasa empati, persatuan, dan saling memiliki.

“Pancasila itu adalah roso. Saya melihat anak muda di bidang seni budaya ini belum ada pegangan, belum ada yang membimbing menjadi seniman handal berkarakter Indonesia,” katanya.

Ia menegaskan, seni wayang penting sebagai pemersatu bangsa. Sebuah cermin kehidupan masyarakat.

“Dahulu saya galau karena tidak ada kawan dalam menyuarakan Pancasila, namun sekarang ada BPIP. Pancasila dengan roso ini juga salah satu cara bangsa kita menghadapi masa pandemi Covid-19,” ucapnya.