Beranda / Berita / Cegah Aksi Terorisme di Lampung, BNPT Siagakan Pasukan Tempur

Cegah Aksi Terorisme di Lampung, BNPT Siagakan Pasukan Tempur

Bandar Lampung – Salah satu ancaman yang akan berpengaruh terhadap stabilitas keamanan adalah tindak pidana terorisme. Tidak hanya di Indonesia, terorisme masih merupakan salah satu ancaman serius bagi stabilitas seluruh negara di dunia.

Keberadaan jaringan kelompok teroris Islamic State of Iraq and Syriah (ISIS) yang berada di Irak dan Suriah masih menjadi pengaruh yang dominan bagi aksi teror di Indonesia, meskipun Indonesia telah berhasil melakukan pencegahan dan penindakan secara signifikan kepada para pelaku teror serta mengungkap berbagai kasus terorisme.

Sementara mantan narapidana kasus terorisme yang berada di tengah-tengah masyarakat terlihat cukup banyak. Bahkan masih banyak para pelaku teror yang melakukan aksi terornya meski sudah bebas. Selain mantan napi, WNI simpatisan ISIS yang kembali dari Suriah dan Irak juga sangat berpotensi menjadi ancaman, hal tersebut dikarenakan mereka mempunyai jaringan kelompok radikal internasional untuk mendukung dalam melakukan aksi teror.

Hal tersebut tentumya sangat membahayakan bagi kelangsungan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Salah satu yang perlu dilakukan oleh pemerintah dalam memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat dari ancamana bahaya terorisme adalah dengan menyiagakan aparat penegak hukum secara maksimal.

Oleh karenanya Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) selaku leading sector dalam penanggulangan terorisme di Tanah Air harus melakukan langkah-langkah strategis dalam penanggulangan terorisme sebagaimana yang diatur pada Undang- Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang penanggulangan terorisme.

Untuk itu melalui Sub Direktorat (Subdit) Kesiapsiagaan dan Pengendalian Krisis pada Direktorat Penindakan di Kedeputian II bidang Penindakan dan Pembinaan Kemampuan, BNPT kembali menggelar Apel Kesiapsiagaan Nasional antar aparat dalam rangka kesiapsiagaan untuk menghadapi ancaman aksi terorisme.Apel kesiapsiagaan kali ini digelar di provinsiLampung, pada Kamis (11/7/2019)

“Apel kesiapsiagaan ini untuk mewujudkan penanggulangan terorisme yang dinamis melalui upaya sinergi antar institusi pemerintah dan masyarakat untuk meminimalkan ancaman terorisme. Oleh karena itu salah satu yang perlu diperhatikan adalah penyiapan kesiapsiagaan nasional terhadap tindakan terorisme,” ujar Kasubdit Kesiapsiagaan, Darmanto, disela-sela apel yang digelar di Markas Komando Satuan Brigade Mobil (Mako Satbrimob) Polda Lampung, Bandar Lampung.

Lebih lanjut Darmanto mengatakan Apel Kesiapsiagaan Nasional yang digelar BNPT ini sengaja digelar sebagai upaya untuk mengimplementasikan penyiapan kesiapsiagaan nasional dari satuan-satuan pasukan TNI-Polri dan pemerintah daerah setempat dalam mengantisipasi terhadap tindakan aksi terorisme di wilayah provinsi Lampung.

“Jadi penyiapan kesiapsiagaan ini difokuskan pada penanganan kondisi krisis akibat aksi terorisme, oleh satuan-satuan TNI dan Polri,” ujar alumni Akmil tahun 1987 ini.

Sehingga menurutnya, kegiatan Apel Kesiapsiagaan ini sekaligus untuk memberikan gambaran tentang pemetaan potensi ancaman tindakan terorisme serta mengetahui kesiapan wilayah khususnya satuan-satuan TNI dan Polri baik SDM maupun alutsistanya dalam rangka penanganan awal terhadap aksi terorisme. Selain itu apel ini juga bertujuan untuk mensinergikan antara satuan TNI dan Polri dalam penanganan aksi terorisme jika terjadi ancaman aksi terorisme.

“Yang mana apel ini juga memberikan pencerahan tentang perkembangan kelompok dan/atau jaringan terorisme terkini serta dapat meningkatkan kemitraan dan networking antara BNPT dengan Satuan TNI dan Polri di wilayah dalam menghadapi segala bentuk ancaman tindak pidana terorisme,” ujar pria yang pernah menjadi Komandan Batalyon Infanteri 125/Si’mbisa, Korem 023/Kawal Samudera, Kodam I/Bukit Barisan ini.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, dalam pelaksanaan apel ini juga diberikan paparan yang diberikan oleh Komandan Satuan dan tim dari BNPT tentang situasi dan kondisi terakhir satuan dan wilayah. Hal ini sekaligus untuk mengetahui sejauh mana kesiapan satuan dikaitkan dengan perkembangan dan situasi di wilayah khususnya tentang jaringan terorisme.

“Yang mana juga diadakan diskusi dan tanya jawab untuk memudahkan komunikasi antara peserta yang hadir dengan tim dari BNPT tentang pengayaan data mengenai potensi ancaman tindakan terorisme, termasuk kesiapsiagaan dalam penanganan kondisi krisis akibat aksi terorisme,” ujar Darmanto mengakhiri.

Seperti diketahui, Apel Kesiapsiagaan Nasional di provinsi Lampung ini diikuti sebanyak 325 orang gabungan pasukan TNI-Polri dan instansi pemerintah yang berasal dari Yonif 143/Tri Wira Eka Jaya Korem 043/Garuda Hitam, Brigade Infanteri 4/Marinir, Pangkalan TNI AL (Lanal) Lampung, Lanud Pangeran M. Bunyamin, Satuan Brimob Polda Lampung, Satuan Polisi Air Polda Lampung serta dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Pemadam Kebakaran Bandar Lampung.

Apel Kesiapsiagaan Nasional ini dipimpin dan ditinjau langsung oleh Deputi II bidang Penindakan dan Pembinaan Kemampuan BNPT, Irjen Pol. Drs. Budiono Sandi, M.Hum, dengan didampingi Plt Deputi III BNPT bidang Kerjasama Intenasioanl, Brigjen TNI (Mar) Yuniar Lutfi.

Pejabat setempat yang turut meninjau Apel Kesiapsiagaan Nasional tersebut yakni Asisten Pemerintahan dan Kesra, Irwan Sihar Marpaung yang mewakili Gubernur Lampung, Kapolda Lampung, Irjen Pol. Purwadi Arianto, Kabinda provinsi Lampung Brigjen TNI Drs. Ignasius Wahyu Hadi Prasetyo dan Komandan Satuan Brimob Polda Lampung, Kombes Pol. Donyar Kusumadji, SIK.

Selain itu tampak hadir pula pejabat perwakilan dari Korem 043/Garuda Hitam, Brigif 4/Marinir, Lanal Lampung Lanud Pangeran M. Bunyamin serta jajaran Muspida provinsi Lampung dan kota Bandar Lampung

Tentang Noor Irawan

Alumni fakultas Ekonomi jurusan Manajemen dari Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur ini lama meliput kegiatan militer di Indonesia. Saat ini juga ikut tergabung di tim PMD dalam Satgas Pencegahan BNPT

Baca Juga

BNPT Gelar Rakor Antar Aparat Penegak Hukum di Lampung untuk Sinergikan Penanganan Terorisme

Bandar Lampung – Ancaman terorisme masih menjadi ancaman yang sangat serius bagi bangsa Indonesia. Tak …