Bom Mobil Meledak Dekat Istana Presiden Somalia, 8 Orang Tewas

Mogadishu – Aksi bom mobil lagi-lagi terjadi di Somalia. Kali ini sebuah bom mobil meledak di sebuah pos pemeriksaan dekat istana Presiden Somalia, Sabtu (25/9/2021). Kejadian itu menewaskan delapan orang.

“Kami telah mengkonfirmasi bahwa delapan orang kebanyakan dari mereka warga sipil tewas dan tujuh lainnya terluka dalam ledakan bom mobil,” kata Kepala Polisi Distrik Mucawiye, Ahmed Mudey, dilansir AFP, Minggu (26/9/2021).

Bom itu diletakkan dalam sebuah mobil yang hanya berjarak satu kilometer dari Villa Somalia, Istana Kepresidenan. Seorang saksi mata mengatakan bom mobil diledakkan ketika polisi menghentikan pengemudi untuk pemeriksaan keamanan.

“Mereka biasanya berhenti untuk memeriksa dan membersihkan kendaraan sebelum mereka dapat melewati pos pemeriksaan. Mobil ini dihentikan oleh petugas keamanan dan meledak sementara ada beberapa mobil lain dan orang-orang yang lewat di jalan terdekat. Saya melihat orang-orang yang terluka dan mati sedang dibawa,” ucap salah satu saksi, Mohamed Hassan.

Kelompok Al-Shabaab dalam sebuah pernyataannya mengaku bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Al-Shabaab adalah kelompok yang berafliasi dengan Al-Qaeda.

“Mujahidin melakukan (melakukan) operasi syahid yang menargetkan pos pemeriksaan keamanan utama istana presiden. Ada komandan dan pejabat dari murtad yang tinggal di daerah itu ketika serangan terjadi.”

Kelompok militan itu menguasai ibu kota sampai 2011 ketika didorong keluar oleh pasukan Uni Afrika. Tetapi masih menguasai wilayah di pedesaan dan sering melancarkan serangan terhadap target pemerintah dan sipil di Mogadishu dan di tempat lain.