Home » Irjen Pol, Drs. H. Hamidin (page 10)

Irjen Pol, Drs. H. Hamidin

Deputi Bidang Kerjasama Internasional, BNPT. Aktif melakukan kajian terkait terorisme dan mengisi dialog dan workshop pencegahan terorisme

Melawan Terorisme Dengan Pendekatan Lunak, Bisakah?

Sebagai sebuah tindak kejahatan luar biasa (extra ordinary crime), terorisme merupakan bahaya laten yang memerlukan penanganan tepat namun juga cepat. Tepat agar kasus ini tidak terus-terusan mengendap dan menjadi bom waktu yang dapat meledak sewaktu-waktu, cepat agar permasalahan ini tidak merembet kemana-mana. Jika diamati dengan lebih seksama, terorisme adalah bagian kecil dari sesuatu yang lebih berbahaya yang ada di belakangnya, …

Read More »

Terorisme Dalam Riasan Glamor Media

Sebagai sebuah kejahatan luar biasa, terorisme merusak bukan saja tatanan masyarakat, tetapi juga pola pikir dan watak dasar manusia. Terorisme, dengan kata lain, bukan saja menyasar bangunan-bangunan fisik, tetapi juga sikap diri dan hal paling mendasar manusia, yakni hati nurani. Dengan propaganda yang selalu saja diatasnamakan agama, terorisme meyakinkan manusia bahwa kekerasan boleh dilakukan selama hal itu dimaksudkan untuk menyenangkan …

Read More »

Nafas Terorisme Dalam Sesaknya Pemberitaan Media

Terorisme dan media merupakan dua hal yang sebenarnya sangat berlainan, namun dikarena satu dan banyak hal, keduanya kini seolah menjadi sebuah kesatuan yang sulit dipisahkan. Media ‘butuh’ terorisme sebagai bagian dari pemberitaan bombastis mereka, sementara di waktu yang bersamaan, teroris juga membutuhkan media sebagai ajang unjuk gigi dan menebar teror. Sejarah telah jelas menunjukkan bagaimana keduanya berkelindan satu sama lain. …

Read More »

Radikalisme dan Bahayanya Untuk Kewarasan Kita

Radikalisme telah menjelma sebagai ancamana nyata, bukan saja untuk kesatuan dan persatuan bangsa, tetapi juga untuk agama. Sebagai ibu kandung dari anak haram bernama terorisme, radikalisme mendorong orang untuk melakukan apa saja, termasuk kekerasan, untuk menuntut terjadinya perubahan, atau lebih tepatnya perusakan dan kemunduran. Radikalisme merusak pemikiran dan kesadaran orang dengan menciptakan setting kondisi yang mengambarkan betapa agama Islam saat …

Read More »

4 Tahap Menjadi Radikalis dan Cara Melawannya

Radikalisme telah menjadi ancaman, bukan saja untuk kita, tetapi juga untuk mereka; para radikalis yang kesadarannya semakin menipis. Sudah jamak diketahui bahwa radikalisme adalah ibu kandung terorisme, pemahaman yang sempit terhadap ajaran agama rawan melahirkan gerakan ‘atas nama’ agama yang menghalalkan segala cara, termasuk cara-cara kekerasan yang tidak pernah disukai Tuhan. Meski demikian perlu dipahami bahwa radikalisme tidak berasal dari …

Read More »

Deradikalisai dan Susahnya Jadi Teroris di Negeri Ini

Terorisme sudah jamak diketahui sebagai paham dan aksi yang menyebabkan kesusahan, dimanapun paham kekerasan itu berada, di situlah banyak kesusahan akan melanda. Tetapi pasti belum banyak yang tahu bahwa para pelaku teror ternyata juga mengalami kesusahan yang sama, lebih susah malah. Cerita ini saya dapat langsung di lapangan, melalui berbagai penugasan dan kerja sosial yang membuat saya bertemu langsung dengan …

Read More »

Keluarga Teroris: Penyesalan dan Harapan Kedepan

Tulisan ini bermula dari perbincangan saya dengan seorang laki-laki yang berasal dari “keluarga teroris”. Ungkapan ini tentu tidak berlebihan, bagaimana tidak, ayah, kakak dan adik kandungnya adalah pelaku teror kelas kakap semua. Mereka bahkan bukan orang sembarangan di jaringan kelompok teroris paling berbahaya di Indonesia dan bahkan mungkin di Asia, Jamaah Islamiyah (JI). Ayahnya, sebut saja Pak Halim, telah lama …

Read More »

Tentang Kesempatan Kedua: Suara Hati Mantan Teroris

Siang ini saya bertemu dengan salah seorang mantan terpidana kasus tindak pindana terorisme yang kini telah bebas bersyarat, sebut saja namanya Pak Budi. Raut mukanya yang lelah dan sorot matanya yang binar seolah menyembunyikan sejarah panjang perjalanannya di belantara terorisme. Bagi orang yang pertama kali bertemu dengannya, pasti tidak akan mengira bahwa lelaki paruh baya itu dulunya adalah salah satu …

Read More »

Teroris Versus kacang Rebus

Judul ini sekilas tampak lucu, unik dan nyentrik karena menyandingkan dua hal yang sama sekali berbeda. Di satu sisi, terorisme disesaki dengan nuansa kekerasan, sementara di sisi lain kacang rebus hanyalah bagian dari cemilan. Namun believe it or not, dua hal tersebut tampak bersanding mesra di antara menggunungnya fenomena sosial masyarakat, khususnya mereka yang hilir mudik memadati Jakarta. Peristiwa serangan …

Read More »

Masyarakat Hebat, Terorisme Terjerembab : Sebuah Tinjauan Praktis Lapangan

Tidak bisa dipungkiri bahwa radikalisme dan terorisme sejak lama telah memiliki akar di Indonesia. Sejarah telah menunjukan bahwa bahkan sejak negeri ini berhasil merebut kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945, radikalisme dan terorisme telah mulai menebar ancamannya. Data dari berbagai literatur juga menunjukkan bahwa pada tahun 1949 misalnya, kelompok “Darul Islam” alias D.I yang bermimpi untuk mendirikan negara Islam di Indonesia …

Read More »