Beranda / Berita / 40 Tahun Terakhir, 17.161 Warga Iran Mati Syahid Oleh Kelompok Teroris

40 Tahun Terakhir, 17.161 Warga Iran Mati Syahid Oleh Kelompok Teroris

New York – Duta besar Iran untuk Perserikatan Bangsa-bangsa, Majid Takht Ravanchi, mengungkapkan, dalam 40 tahun terakhir ada 17.161 warga negara Iran mati syahid oleh kelompok-kelompok teroris dukungan negara asing.

“Dalam empat dekade belakangan, 17.161 warga negara Iran, termasuk 200 tokoh politik terkemuka, yang di antaranya adalah satu presiden, satu perdana menteri, satu kepala badan peradilan, satu wakil kepala angkatan bersenjata dan 27 anggota parlemen serta empat ilmuwan nuklir, mati syahid oleh kelompok-kelompok teroris yang didukung asing,” jelasnya di depan sidang terbuka Dewan Keamanan mengenai terorisme dan kejahatan terorganisasi, Selasa (9/7).

“Iran adalah korban gerakan kelompok-kelompok teroris dan kejahatan transnasional. Pada saat yang sama, kami berada di garis depan dalam memerangi mereka,” lanjutnya.

Baca juga : Lima Napi Terorisme Tanda Tangani Pernyataan Ikrar Setia Kepada NKRI

Mujahedin-e Khalq Organization (MKO) atau Organisasi Muhajahidin Rakyat Iran, terus Ravanchi, terlibat dalam pembunuhan atas sedikitnya 12.000 warga sipil Iran serta banyak warga negara Irak dan beberapa negara lainnya.

Pun begitu, ironisnya organisasi tersebut hingga kini masih terus menerima dana dari negara-negara tertentu di kawasan serta menikmati dukungan dari negara-negara tertentu di Eropa.

Tentang BEM

Baca Juga

BNPT Gelar Rakor Antar Aparat Penegak Hukum di Lampung untuk Sinergikan Penanganan Terorisme

Bandar Lampung – Ancaman terorisme masih menjadi ancaman yang sangat serius bagi bangsa Indonesia. Tak …