BNPT Rakor Pencegahan Terorisme di Banten

SERANG - Sebagai antisipasi masuknya jaringan teroris di Banten, Badan Nasional Pencegahan Teroris (BNPT) mengadakan rapat koordinasi pencegahan terorisme di Provinsi Banten tanggal 20-21 Februari 2013 di Ratu Hotel Bidakara, Kota Serang. Acara yang berlangsung dua hari ini membahas isu terorisme di masyarakat dari berbagai pendekatan.

Diskusi kelompok kerja (Pokja) I membahas pencegahan terorisme berbasis kearifan lokal dipimpin oleh Ketua FKPT Provinisi Banten; Pokja II membahas pencegahan radikalisme melalui pendekatan agama, pendidikan dan dakwah dipimpin oleh Kabid Agama Pendidikan dan Dakwah FKPT Provinisi Banten; Pokja III membahas pencegahan terorisme dari perspektif ekonomi, sosial budaya, dan hukum dipimpin Kabid Pemberdayaan Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Hukum FKPT Provinsi Banten.

Diskusi dilanjutkan oleh Pokja IV membahas pencegahan teroris dari sisi pendekatan media massa, humas, dan sosialisasi dipimpin Kabid Pemberdayaan Media Massa, Humas, dan Sosialisasi FKPT Provinsi Banten;  Pokja V membahas dari pemberdayaan pemuda dan perempuan dipimpin oleh Kabid Pemberdayaan Pemuda dan Perempuan FKPT Provinisi Banten; dan Pokja VI membahas potensi munculnya pemahaman radikal terorisme di masyarakat.

Sebagai salah satu pemateri dalam acara ini, Agus Surya Bakti selaku Deputi I Badan Pencegahan Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT, mengungkapkan, berdasarkan catatan BNPT di lapangan menunjukkan bahwa ideologi radikal terorisme saat ini telah menyebar khususnya melalui rumah ibadah, lembaga pendidikan keagamaan, kampus dan sekolah yang seharusnya menjadi sarana pencerahan dan pendidikan karakter bangsa. "Lemahnya semangat kebangsaan, pemahaman ajaran agama yang sempit menjadikan terorisme mencuat ke tengah masyarakat," ujarnya. (WAHYUDIN)

Sumber: radar banten